Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan distribusi minyak goreng. Per kemarin, Selasa (9/3), minyak goreng yang sudah terdistribusi ke 34 provinsi sebanyak 415 juta liter.
Akan tetapi, Mendag Muhammad Lutfi mempertanyakan ke mana minyak goreng tersebut. Pasalnya, masyarakat selalu mengeluhkan bahwa minyak goreng langka, tidak ada di pasaran dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
“Barang melimpah. Nah, kami tanya barang di mana?” kata dia di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (9/3).
Menurutnya, hal ini terjadi karena tiga hal. Pertama, bocor ke industri, yang berarti dijual dengan harga tidak sesuai ketentuan pemerintah.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat












