Selain lantai keramik , pada bagian dinding depan juga terpasang keramik separoh badan. Terlihat elegan dan mewah hampir mirip seperti villa di puncak pegunungan.
Untuk diketahui juga bahwa pembangunan tidak hanya seputar bangunan rumah saja, namun oleh Kepala Desa Kampungbaru ,Susilo Dwi Prasetyo selaku penanggungjawab kegiatan bansos ini juga membangun gang masuk ke rumah Mbah Karsi dengan rabat cor.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Begini Tanggapan Ketua DPD LDII Nganjuk.......

” Program pengentasan kemiskinan seperti ini menjadi program berkelanjutan. Di tahun 2026 mendatang jika ada rumah warga yang tidak layak huni bisa koordinasi dengan pamong blok setempat selanjutnya untuk dijadikan bahan laporan ke pemdes,” terang Kades Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo saat berkunjung ke rumah baru Mbah Karsi hari ini ( Minggu, 2/11/2025).
Baca Juga: Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mengenang Kembali Perjuangan Terakhir Marsinah bagi Kaum Buruh
Disinggung pula oleh SDP panggilan akrab Kades Kampungbaru ibahwa dalam kondisi apapun masyarakat , pemerintah harus hadir ditengah mereka.
” Seperti persoalan ekonomi ekstrim yang dialami keluarga Mbah Karsi pemerintah harus hadir dan melakukan tindakkan nyata. Hal ini wujud dari ajaran tri sakit bung karno salah satunya Pancasila dalam tindakan,” pungkasnya.
Baca Juga: Istiqomah, Sejak 1885 Tradisi Nyadran Di Desa Waung Tetap Eksis Tidak Luntur Digerus Jaman

Sementara itu dari tanggapan Suwarni putri bungsu Mbah Karsi mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa yang peduli dengan masyarakat miskin.
” Dimohon untuk tahun 2027 mendatang bapak Susilo diharapkan bisa memimpin desa kampungbaru lagi. Karena kiprahnya dengan masyarakat bawah sangat nyata,” terangnya mewakili Mbah Karsi. ( Adi )












