NGANJUK, MEMO –Layanan kesehatan RSD Kertosono kembali jadi sorotan. Lagi lagi pasien BPJS jadi sasaran tindakan diskriminatif dari pihak rumah sakit type C ini.
Seperti apa faktanya ? . Begini pengakuan Winarti orang tua Alfinas Rohman,28, pasien RSD asal Dusun Sumbergayu RT 04 / RW 05 Desa Kelurahan Kecamatan Ngronggot.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025

Dihadapan para awak media saat diwawancai di halaman UGD RSD Kertosono pada malam hari ini ( Senin,1/12/2035) , Winarti mengaku kecewa berat karena persoalan pemulangan anaknya dari ruang rawat inap dahlia nomor 10 ketika kondisi fisik anaknya masih dalam kondisi lemah.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sonoageng Diprotes Warga, Ada Apa
” Selain lemah, bola mata dan telapak kaki anak saya waktu dipulangkan masih berwarna kuning pucat. Itu yang bikin iba melihat anak saya diperlakukan seperti itu ,” keluh Winarti.

Mendengar pengakuan Winarti seperti itu spontan memancing pertanyaan para wartawan lebih mendalam. Salah satunya dengan alasan apa pihak rumah sakit berani memulangkan pasien masih dalam kondisi lemah ?.
Dijawab Winarti karena alasan keterbatasan SDM dan tidak adanya alat kesehatan untuk menangani penyakit yang diderita Alfinas. Akhirnya dengan terpaksa harus menerima keputusan dari rumah sakit.

Klimaksnya, karena tdak terima diperlakukan seperti itu akhirnya pihak keluarga pasien mengadukan hal ini ke salah satu relawan bernama Tanti.
Dengan hadirnya Tanti di tengah persoalan ini akhirnya semua yang menjadi teka teki penyakit Alfias akhirnya terungkap.Termssuk Alfias juga bisa kembali di rawat ke RSD Kertosono lagi.
Sebelum hadirnya mbak Tanti ,lebih jauh disampaikan Winarti , pihak dokter sangat tertutup dan melarang ketika ditanya hasil lab Alfias. Hasil lab ternyata Alfias menderita leukimia.

” Saya siap mendampingi pasien kapanpun dalam kondisi apapun. Semisal ada rencana rujukan ke rumah sakit DR Soetomo saya siap membantu,” papar Tanti.
Untuk diketahui sesuai dengan hasil lab , akhirnya pihak rumah sakit pada malam ini juga (Senin,1/12) mengambil tindakan medis dengan memberikan transfusi darah ke pasien.
Sementara itu saat para awak media ingon mengklarifikasi masalah itu namun sayangnya dari pihak rumah sakit belum bisa terhubung. (Adi)












