Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur

Mulyadi Memo
×

Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Setelah viral di jejaring sosial, rumah reyot Mbah Tuminah ,85, yang berada di RT 08 RW 01 Desa Bukur Kecamatan Patianrowo everyday tidak sepi tamu.

Seperti hari ini ( Selasa,24/02/2026)), rombongan para kuli tinta dan kelompok aktivis kesehatan rela blusukan di gang sempit dan becek untuk menjalankan misi kemanusiaan yaitu melihat secara dekat kondisi real kondisi status sosial ekonomi Mbah Tuminah.

Baca Juga: Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah Di Jogomerto Ludes Dilalap Si Jago Merah

Rombongan tiba di kediaman lansia miskin ini sekitar pukul 12.00 WIB. Kesan pertama yang tertangkap para kawan jurnalis dan aktivis saat akan masuk ke rumah Mbah Tuminah tertuju pada sibuknya kawanan rayap berbaris menyantap pilar teras yang terbuat dari bambu.

” Lapuk dan tinggal menghitung hari kapan teras ini roboh. Serangan rayap tidak bisa dikendalikan, mohon bapak Marhaen segera turun, wargamu memanggilmu,” sindir Tanti Niswatin sambil menunjukkan pilar teras lapuk.

Baca Juga: Parikesit Dadi Ratu Lambang Sakral Ruminah Maju Menuju Kursi Keprabon Desa Betet 2027

Pemandangan lebih dramatis lagi ketika melihat kondisi kesehatan Mbah Tuminah ternyata mengalami lumpuh selama puluhan tahun.

Lebih memprehatinkan lagi, anak semata wayangnya bernama Agus ( putra bungsu) yang setiap hari merawat ibu kandungnya ini juga mengalami keterbelakangan mental.

Baca Juga: Grebeg Suro Macopat Trah Gajah Mada Lambang Kebangkitan Budaya Jawa Di Peradaban Modernisasi

” Mbah Tuminah mengalami lumpuh sudah lama. Mungkin karena faktor usia,” ujar Suradi Kasun setempat yang home visit ke rumah Mbah Tuminah.

Dengan getirnya nasib yang dirasakan kaum sandal jepit ini tampaknya menyedot perhatian dari rombongan jurnalis dan aktivis yang mengatasnamakan team relawan.

Itu dibuktikan oleh Puguh Santoso selaku ketua rombongan bakti sosial ( Baksos) dengan menyerahkan paket sembako kepada Mbah Tuminah disaksikan perangkat desa setempat.

” Dengan bantuan sedikit ini mudah mudahan bermanfaat untuk mbh Tuminah,” harap Puguh Santoso.

Sementara itu dikatakan Kasun Suradi untuk rumah Mbah Tuminah sudah pernah diusulkan ke dinas Perkim tahun 2025 untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Tapi sampai hari ini belum ada kabar kepastiannya.

” Belum lama ini pihak dinas Perkim sudah sekali melakukan monev. Mudah mudahan segera terealisasi,” papar Suradi.

Ditempat terpisah dikatakan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Dan Pertanahan ( PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda mengakui surat dari desa untuk usulan bedah rumah atas nama Mbah Tuminah baru masuk sejak tanggal 4 Pebruari 2026.

” Karena proyek bedah rumah di dinas Perkim ini sifatnya terencana atau usulan di tahun anggaran sebelumnya, maka yang bisa mengcover dari Baznas. Yang jelas hasil assessment dinas perkim sudah dikoordinasikan dengan pihak Baznas,” ujar Mashudi Nurul Huda.

Dikatakan Nurul Huda juga , karena terdampak efisiensi anggaran, akhirnya berdampak langsung pengurangan jumlah unit rumah tidak layak huni.

” Tahun 2025 ada pengurangan hampir mencapai 46,46%. Dari data awal 278 unit menjadi 192 unit. Penguranganya mencapai 86 unit,” paparnya.

Dipastikan sumber anggaran kegiatan bedah rumah milik Mbah Tuminah murni di handle dari Baznas. Untuk eksekusi dana emergency hanya Baznas yang bisa. ” Diharapkan dana CSR bisa bergabung,” pungkasnya. ( Adi)