Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Rahasia Sukses Pekarangan Pangan Lestari Desa Tertek Kediri Curi Perhatian Menteri Pusat

A. Daroini
×

Rahasia Sukses Pekarangan Pangan Lestari Desa Tertek Kediri Curi Perhatian Menteri Pusat

Sebarkan artikel ini
Rahasia Sukses Pekarangan Pangan Lestari Desa Tertek Kediri Curi Perhatian Menteri Pusat

KEDIRI, Memo – Keberhasilan pekarangan pangan lestari desa tertek kediri dalam menyulap halaman rumah menjadi lumbung gizi keluarga akhirnya sampai ke telinga pemerintah pusat. Fakta menarik ini membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (21/6/2026) sore.

Kedatangan Menteri yang akrab disapa Arifah ini disambut hangat oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito atau Mbak Cicha. Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, juga tampak mendampingi rombongan menyusuri kawasan asri di Jalan Stroberi, Dusun Jombangan tersebut.

Baca Juga: Penataan Ulang Kawasan Car Free Day Kota Kediri Buat Pengunjung Nyaman Dan UMKM Berkembang

Kunjungan Spesial ke Pekarangan Pangan Lestari Desa Tertek Kediri

Kawasan hijau yang dikelola secara konsisten oleh kelompok dasa wisma ini rupanya sudah berdiri selama belasan tahun. Tidak sekadar menanam aneka sayuran organik, warga setempat ternyata sudah selangkah lebih maju dalam merancang ekosistem pangan.

Mereka turut membudidayakan ayam dan ikan untuk mencukupi asupan protein harian rumah tangga. Hebatnya lagi, warga mampu memproduksi pakan ternak secara mandiri melalui budidaya maggot.

Baca Juga: Tradisi Grebek Suro Kelurahan Pesantren Kota Kediri Diwarnai Kemeriahan Kirab Budaya Lokal

“Dua hari lalu saya ke Tasikmalaya, ada desa yang mirip. Tapi di sini jauh lebih komplit karena tanamannya sangat variatif,” puji Menteri Arifah saat melihat langsung kebun mandiri warga.

Dukung Program Anti Stunting Lewat Kemping Asik

Aktivitas ketahanan pangan di tingkat rukun tetangga ini terbukti sangat sejalan dengan kampanye nasional penanganan stunting. Kesuksesan pelaksanaannya tak terlepas dari kuatnya dukungan masyarakat terhadap berbagai program PKK daerah.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Salah satu inovasi yang berjalan beriringan adalah program Kemping Asik atau Kader Pendamping ASI Eksklusif. Program unggulan yang digagas Mbak Cicha ini sukses membangun kesadaran gizi sejak bayi dan membuat kawasan P2L terus berkembang.

“Kalau konsep ini dicoba di desa lain, belum tentu hasilnya semaksimal ini tanpa adanya kesadaran bersama,” jelas Menteri Arifah dengan nada kagum.

“Sebetulnya ini harapan Bapak Presiden. Jadi setiap desa bisa mandiri dan kuat dari potensi desanya sendiri,” tegasnya.

Rahasia KWT Sinar Gemilang Jaga Kekompakan Warga

Di balik rindangnya pekarangan rumah warga, ada sosok-sosok penggerak tangguh dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Gemilang. Para anggota KWT kini bisa menghemat drastis uang belanja karena tak perlu lagi membeli sayur mayur ke pasar.

Sistem saling tukar atau barter hasil panen antar tetangga juga menjadi tradisi baru yang menyenangkan di RT 01/09 Desa Tertek ini. Sang Ketua KWT, Ismiati, membongkar rahasia dapur kelompoknya yang tetap eksis dan kompak hingga saat ini.

“Kunci utama kami adalah kebersamaan dan kekompakan warga sekitar,” ungkap Ismiati, yang juga berstatus sebagai istri Ketua RT 01.

“Sayuran hasil panen di sini tak cuma dikonsumsi sendiri, tapi juga rutin kami jual untuk tambah pemasukan ibu-ibu,” paparnya.

Sulap Sayuran Jadi Camilan Kekinian

Insting bisnis ibu-ibu KWT Sinar Gemilang ternyata tidak berhenti pada penjualan sayur segar saja. Mereka mulai merambah dunia diversifikasi produk kuliner olahan yang murni berbahan dasar hasil kebun.

Berbagai jenis tanaman, seperti bayam brazil, berhasil disulap menjadi aneka camilan lezat yang memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran.

“Bayam brazil itu rutin kita olah jadi peyek, puding, sampai minuman jus yang segar,” pungkas Ismiati bangga.