Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Birokrasi

Ini Rahasia Kemenparekraf Dongkrak Pariwisata Kintamani yang Mena-wow!

Alfi Fida
×

Ini Rahasia Kemenparekraf Dongkrak Pariwisata Kintamani yang Mena-wow!

Sebarkan artikel ini
Ini Rahasia Kemenparekraf Dongkrak Pariwisata Kintamani yang Mena-wow!
Ini Rahasia Kemenparekraf Dongkrak Pariwisata Kintamani yang Mena-wow!

MEMO

Wamenparekraf Mendorong Kolaborasi dalam Pariwisata Berkelanjutan di Kintamani, Bali

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mendorong para stakeholder terkait untuk bekerjasama dalam mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Dalam upayanya menjaga keberlanjutan lingkungan, Kemenparekraf telah mengambil langkah strategis dengan melibatkan sektor swasta melalui aksi Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Berang Proyek Sekolah Rakyat di Nganjuk dan Kota Kediri Lamban, Beredar Isu Gratifikasi

Momentum pulihnya kunjungan wisatawan menjadi kesempatan bagi Indonesia, terutama di Bali, untuk menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pariwisata yang nyaman dan aman (CHSE).

Dalam konteks ini, implementasi CSR dan semangat kolaborasi, inovasi, dan adaptasi menjadi kunci dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kintamani.

Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Kolaborasi Pariwisata Berkelanjutan di Kintamani, Bali

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo aktif menggalakkan langkah-langkah untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dalam mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Angela menyatakan, Kemenparekraf telah berkomitmen sepenuhnya untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Angela mendukung agar seluruh pihak yang terlibat bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan upaya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kintamani.

“Dalam hal ini, kami melihat adanya potensi pengembangan pariwisata di Bali, dan situasi ini merupakan momentum yang tepat, terutama karena jumlah wisatawan mulai pulih. Oleh karena itu, kami ingin menegaskan bahwa pariwisata di Indonesia, terutama di Bali, harus memberikan kenyamanan kepada wisatawan, dengan memprioritaskan aspek CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability),” ungkap Angela dalam keterangan resminya, pada hari Rabu (26/7/2023).

Strategi CSR dan Semangat Kolaborasi: Keberhasilan Pariwisata Kintamani

Salah satu langkah yang ditempuh oleh Kemenparekraf dalam meningkatkan dan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan adalah dengan menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan melalui aksi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Indonesia.

“Kami telah menjalin banyak kerjasama dengan sektor swasta, terutama dalam hal pengelolaan limbah. Tentunya, ini dapat didorong lebih lanjut untuk berperan aktif di Kintamani,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, menambahkan, Kemenparekraf sangat mengapresiasi semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Karena itu, pemanfaatan program CSR dianggap tepat dalam upaya mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan di Kintamani.

“Kami menggalakkan pemanfaatan program CSR ini sebagai bentuk kerjasama. Semangat kolaborasi, inovasi, dan adaptasi merupakan tiga hal yang harus kita lakukan secara bersama-sama,” jelas Fadjar.

Maju Bersama Kolaborasi dan CSR: Pariwisata Berkelanjutan di Kintamani, Bali

Dalam upaya mencapai pariwisata yang berkelanjutan di Kintamani, implementasi program CSR dan dukungan penuh pemerintah dan stakeholder terkait menjadi modal penting.

Berbagai langkah strategis dan kerjasama yang dijalankan telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keberlangsungan lingkungan, yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pariwisata di masa depan.

Dengan demikian, pariwisata berkelanjutan di Kintamani akan terus berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat dan alam sekitar, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang unggul.