“Hasilnya akan disampaikan kepada orang tua melalui aplikasi Sehat Ngawi dan buku rapor kesehatan siswa,” lanjutnya.
Menurut Ririh kepala sekolah dan komite sekolah menyambut baik inisiatif ini karena dinilai memperkuat sinergi orang tua, guru, dan tenaga kesehatan dalam memantau tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Apa Hak Korban Penganiayaan Di Bawah Umur ? Begini Tanggapan Aktifis Sosial Tanti Niswatin
“Program ini mendukung agenda nasional percepatan penurunan stunting serta penguatan Health Promoting School, dengan harapan mampu mencegah masalah kesehatan yang dapat mengganggu prestasi belajar siswa ,” terangnya.

Salah satu Sekolah tingkat SMK kini pada senin (25/8/2025) hingga selasa (26/8/2025) acara tersebut sesuai jadwal berada di SMKN 1 Kasreman yang mana kegiatan tersebut di jelaskan oleh humas SMKN Kasreman 1 Imam Affandi .
” acara screening kesehatan yang di ikuti siswa kelas X dan XI , dua hari di laksanakan , acara tersebut kerjasama puskesmas kasreman dengan pihak SMKN 1 Kasreman adapun yang di dalam tersebut para siswa mendapat cek kesehatan dari mulai tensi , tinggi dan berat badan ,cek gigi ,mata , telinga , juga menyasar pada tenaga pengajar seperti halnya cek gula serta kolesterol “, jelasnya.
Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara
Di harapkan dengan acara tersebut nantinya semua siswa siswi sekolah serta pengajar juga karyawan selain mendapatkan kesehatan juga lebih hati hati terhadap pencegahan penyakit sejak awal . ( Adi )












