Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Hukum

Praktik Paranormal, Dukun di Bekasi Lecehkan Sejumlah Pria

A. Daroini
×

Praktik Paranormal, Dukun di Bekasi Lecehkan Sejumlah Pria

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kasus kematian guru yang dipijat dukun pijet kemudian mati di Jombang

Bekasi, Memo

Sejumlah pria paruh baya di Kabupaten Bekasi mendatangi Mapolres Metro Bekasi, Senin (17/10/2022). Mereka melaporkan dugaan pelecehan seksual serta penipuan berkedok paranormal yang dilakukan seorang dukun bernama Abah Ending di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Vonis 10 Tahun Penjara Direktur PT GTI Kasus Investasi Bodong Resmi Diketuk Hakim Surabaya

Salah satu korban berinisial W (54) mengaku awalnya percaya dengan ritual yang dilakukan Abah Ending. Namun, belakangan dia menyadari dukun itu malah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

“Pelecehan pak sama dukun, kejadiannya awalnya mau dibersihkan diri, dan diiming-imingi supaya dapat rezeki, setelah itu saya diperbuat pelecehan pak,” ujar W, Selasa (18/10/2022).
Awalnya W mendapat informasi Abah Ending mampu memberikan solusi permasalahan keuangan yang dihadapinya. Dalam praktiknya, Ending juga menjadwalkan pertemuan untuk para pasien di rumahnya 3 kali dalam satu pekan yang disebut pengkajian.

Baca Juga: Ancaman di Balik Kampus: Saat Yayasan Pendidikan Dipaksa "Setor" Demi Kelangsungan Aset

“Itu setiap malam Senin, Rabu dan Jumat ada pengkajian di rumahnya. Dia (pelaku) ngomongnya mau bersihin diri saya supaya rezeki itu gampang, dia bilang gitu karena badan saya banyak kotor katanya,” ujar W.

Hal senada juga diungkapkan SA (61) warga Kabupaten Karawang yang sudah lama menjadi pengikut ajaran Ending. Selain dilecehkan dia juga merasa ditipu.

Baca Juga: Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Maidi JPU KPK Bongkar Setoran Proyek Sembilan Miliar

Setiap kali hadir dalam pengkajian dia wajib menyerahkan uang sebesar Rp350.000 untuk membeli hewan kurban, sebagai bagian upaya menyucikan diri. “Awalnya dia sempat minta kurban kambing satu ekor itu Rp350.000, ada yang 3, bahkan sampai ada yang 7 ekor, kalau ditotal ada yang sampai 15 juta duitnya,” kata SA.

SA juga mendapatkan perlakuan tak senonoh saat ritual bersih diri. Ketika itu dia diminta telanjang dan kemaluannya disentuh. “Setelah pengkajian, jam 1 tolong naik ke atas nginap kata dia, saya di lantai 3 terus diminta telanjang,” ujar SA.