Pondok Ploso Dikepung Polisi, Tangkap Keluarga Pondok Yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

Pondok Ploso Dikepung Polisi, Tangkap Keluarga Pondok Yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

Jombang, Memo

Suasana sekitar pondok Majmal Bahrain Desa Losari Kecamatan Ploso Jombang mencekam hingga Senin (4/7/2022) dini hari. Jalanan di depan pondok ditutup. Mobil patroli berseliweran. Korps berseragam coklat nampak memasuki pesantren tersebut.

Bacaan Lainnya
Post ADS 1

Kedatangan polisi ke pesantren yang berada di kawasan utara Sungai Brantas ini untuk menangkap MSAT, buronan kasus pencabulan. Dia ditetapkan manjadi DPO (daftar pencarian orang) dalam kasus pencabulan terhadap santrinya itu.

MSAT merupakan anak dari pendidik pondok Majmal Bahrain atau Pondok Shidiqiyyah. Upaya penangkapan itu berlangsung lama. Dimulai pada Minggu (3/7/2022). Polisi mengejar tiga mobil yang salah satunya ditumpangi MSAT. Namun upaya polisi bertepuk sebelah tangan. MSAT berhasil lolos. Polisi hanya menangkap satu mobil yang berisi pengawal MSAT.

Kapolres Jombang AKBP Nur Hidayat tidak membantah adanya upaya tersebut. Namun demikian dirinya tidak bisa menjelaskan secara panjang lebar. Pasalnya, Polres Jombang sifatnya hanya mendukung kegiatan Polda Jatim. “Kami hanya dimintai bantuan pasukan,” katanya.

MSAT merupakan anak seorang kiai di Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur. Pada Oktober 2019, MSAT dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan pencabulan terhadap perempuan di bawah umur asal Jawa Tengah dengan Nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG.

Pos terkait

Post ADS 1