Pemimpin partai Vox Spanyol Santiago Abascal mengatakan pengungsi Ukraina, selain migran Muslim, harus disambut di Spanyol. Menurutnya, para pengungsi Muslim berniat mengacaukan dan menjajah Eropa.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Siapa pun dapat membedakan antara mereka (pengungsi Ukraina) dan invasi pria muda Muslim yang telah meluncurkan diri mereka sendiri ke perbatasan Eropa dalam upaya untuk mengacaukan dan menjajahnya,” kata Santiago Abascal di parlemen, dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (2/3/2022).
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Pemimpin partai sayap kanan itu dengan tegas mengutuk perang Rusia di Ukraina dan bersikeras banyak sekutu Putin berada dalam koalisi pemerintah progresif Spanyol. Namun saat perang pecah, posisi partai Vox tidak begitu jelas.
Di wilayah Aragon, politikus Vox menolak mendukung teks yang mengutuk agresi Rusia di Ukraina karena mereka tidak ingin berimprovisasi. Selama akhir pekan, dua pemimpin Vox di daerah kantong Spanyol Ceuta juga mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin meskipun mereka kemudian menarik kembali pernyataan mereka.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional












