“Tentu saja, harapan kita adalah bahwa pengalaman yang mereka miliki akan berkontribusi positif untuk masa depan kita, terutama menjelang tahun 2024,” lanjut Herzaky.
Wacana pertemuan antara SBY dan Megawati muncul setelah Partai Demokrat resmi keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang mendukung Anies Baswedan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta doa restu agar SBY dan Megawati dapat bertemu.
Dia juga mengomentari bahwa PDIP masih membuka pintu bagi partai-partai yang ingin mendukung Ganjar Pranowo. Menurutnya, Partai Demokrat masih menjalin komunikasi dengan PDIP.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Sementara itu, politikus PDIP yang juga Sekretaris Tim Koordinator Relawan Pemenangan Bacapres PDIP, Ganjar Pranowo, menyatakan bahwa peluang pertemuan antara Megawati dan SBY sangat terbuka. Namun, pihaknya saat ini masih menunggu keputusan final dari Partai Demokrat.
“Kami dengan senang hati membuka pintu, tetapi kami harus menunggu sikap politik final dari Demokrat,” kata Deddy pada Selasa (5/9).
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Potensi Pertemuan SBY dan Megawati: Pelajaran Berharga Bagi Politik Indonesia
Pertemuan antara SBY dan Megawati, jika terwujud, dapat menjadi tonggak bersejarah dalam politik Indonesia. Keduanya memiliki pengalaman luar biasa dan pelajaran berharga yang bisa mereka bagikan kepada bangsa ini. Kesempatan ini juga membawa harapan untuk pembentukan koalisi yang kuat di masa depan, memanfaatkan pengalaman dari berbagai partai politik yang mereka wakili.
Namun, kami harus bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut, karena proses ini masih dalam tahap perencanaan. Sebagai masyarakat, kita berharap agar pertemuan ini akan menghasilkan langkah-langkah positif bagi bangsa dan negara kita.
Potensi pertemuan SBY dan Megawati menjanjikan pembelajaran berharga bagi politik Indonesia, dan kita semua menantikan perkembangan lebih lanjut dengan harapan besar.












