Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Perkuat Imunitas Anak Sekolah, Pemkot Siapkan Pelaksanaan Program BIAS 2026 Kota Kediri

A. Daroini
×

Perkuat Imunitas Anak Sekolah, Pemkot Siapkan Pelaksanaan Program BIAS 2026 Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
Program BIAS 2026 Kota Kediri, Bulan Imunisasi Anak Sekolah, Dinas Kesehatan Kota Kediri, Vaksin HPV Gratis, Imunisasi Anak SD, Kota Kediri

Memo, Kediri — Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan merapatkan barisan bersama ratusan tenaga pendidik dan instansi terkait guna mematangkan persiapan program BIAS 2026 Kota Kediri. Langkah lintas sektoral ini direalisasikan lewat forum sosialisasi di salah satu hotel di Kota Kediri pada Selasa (28/7/2026), sebagai pijakan awal menjelang dimulainya Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) secara serentak mulai Agustus hingga November mendatang.

Pertemuan strategis tersebut menghimpun sedikitnya 170 peserta yang mencakup perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), hingga pengelola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD/MI se-Kota Kediri.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida, menekankan pentingnya komitmen terpadu dari segenap pemangku kepentingan agar jangkauan perlindungan kesehatan anak didik dapat terwujud secara efisien.

“Sinergi ini merupakan bagian dari strategi utama kami dalam memperluas cakupan imunitas anak. Pihak sekolah memegang peranan krusial, mulai dari pemutakhiran data sasaran peserta, pendataan siswa di lapangan, hingga masifnya penyuluhan bagi wali murid terkait vitalnya imunisasi,” terang dr. Hamida.

Menurutnya, edukasi yang tepat bakal menepis keraguan orang tua sehingga mereka tanpa ragu memberikan persetujuan medis bagi putra-putrinya.

Adapun varian vaksin yang disiapkan dalam program BIAS 2026 Kota Kediri mencakup dosis penguat Difteri Tetanus (DT) dan Measles Rubella (MR), serta vaksin Human Papillomavirus (HPV). Khusus vaksin HPV ditujukan bagi siswi perempuan sebagai benteng pencegahan kanker leher rahim (serviks) sejak dini.

“Vaksinasi HPV secara mandiri di fasilitas kesehatan biayanya terbilang tinggi hingga jutaan rupiah. Oleh sebab itu, kami imbau masyarakat memaksimalkan momentum program BIAS 2026 Kota Kediri ini karena seluruh siswa sasaran mendapatkannya tanpa dipungut biaya alias gratis,” serunya.

Guna memperkuat aspek teknis dan jaminan keamanan, agenda sosialisasi ini diisi oleh narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri serta perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kediri.

Inisiatif Pemkot Kediri ini disambut hangat oleh praktisi pendidikan di lapangan. Luhung Dian Arga, guru PJOK SDN Gayam 1, mengungkapkan bahwa pendekatan koordinatif sekolah dan komite mampu mendorong partisipasi orang tua hingga mencapai angka 80–90 persen.

Respon senada diutarakan Neda, pendidik SD swasta di Bandar Kidul, yang menilai keterbukaan informasi imunisasi sangat membantu guru dalam memberikan pemahaman jernih kepada anak didik dan wali murid.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini