Example floating
Example floating
Humaniora

Pengakuan Warga Samarinda! PKH dan BPNT Jadi Penyelamat Hidup

Avatar
×

Pengakuan Warga Samarinda! PKH dan BPNT Jadi Penyelamat Hidup

Sebarkan artikel ini

Pengalaman serupa juga diungkapkan oleh Lusiana dan Elisa, yang juga merupakan penerima manfaat PKH-BPNT di Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda. Mereka sepakat bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk biaya pendidikan anak-anak mereka.

“PKH sangat membantu untuk biaya sekolah anak, sedangkan BPNT sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari,” kata Lusiana, yang sehari-harinya membantu keluarga berjualan daun pisang.

Baca Juga: Bontang Tenggelam! Pemerintah Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Namun, baik Djuwairiah, Lusiana, maupun Elisa memiliki harapan yang sama terkait dengan program BPNT. Mereka berharap agar program tersebut dapat dikembalikan ke sistem semula, yaitu berupa pemberian sembako.

“Kalau bisa, BPNT dikembalikan seperti dulu, berupa sembako. Jadi, kami langsung mendapatkan beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Menurut kami, itu akan lebih baik dan tepat sasaran,” ungkap Lusiana.

Baca Juga: Kodam I BB Bagikan Makanan Bergizi Gratis untuk 650 Siswa di Medan, Dukung Generasi Emas

Harapan ini didasari oleh pengalaman mereka yang terkadang merasa kurang bijak dalam menggunakan uang tunai BPNT, yang seringkali tergoda untuk dibelanjakan untuk keperluan lain di luar kebutuhan pangan.

Sujiati, salah satu pendamping PKH dari Kementerian Sosial di Kelurahan Temindung Permai, Samarinda, menjelaskan bahwa jumlah penerima PKH dan BPNT di wilayahnya mencapai 358 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga: Penyaluran Bertahap, Bantuan Kesehatan dan Pendidikan dari Program Keluarga Harapan (PKH)

Sementara itu, pendamping PKH dari Kelurahan Sempaja Utara, Akhmad Ramdani, menerangkan bahwa jumlah KPM di wilayahnya mencapai 796 keluarga.