Kediri, Memo – Pemerintah Kabupaten Kediri mengambil langkah proaktif untuk menstabilkan harga pangan dan meredam laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah melalui serangkaian kegiatan Pasar Murah. Inisiatif dari Bagian Perekonomian Pemkab Kediri ini dilaksanakan secara bergilir di delapan lokasi berbeda di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
Rangkaian Pasar Murah ini telah dimulai sejak 3 Maret 2025 di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, dan berlanjut ke berbagai desa lainnya, termasuk Desa Cerme (Grogol), Desa Kepuh (Papar), Desa Asmorobangun (Puncu), Desa Kunjang (Ngancar), Desa Susuhbango (Ringinrejo), dan Desa Kepuhrejo (Gampengrejo) pada 24 Maret. Titik terakhir direncanakan di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri dan Bagian Perekonomian menjadi kunci sukses program ini. Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Anisa Hanindhito, atau Mbak Cicha, bersama Bupati Kediri, Mas Dhito, menjadi inisiator utama kegiatan ini.
Dyah Saktiana, Ketua Pokja 1 TP PKK Kabupaten Kediri, mengungkapkan bahwa tujuan utama pasar murah ini adalah mengendalikan harga kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat menjelang Idul Fitri.
Baca Juga: Pemilik Kafe Asal Kediri Ditangkap Polisi Nganjuk Saat Makan Soto Sita Ribuan Pil Koplo
Setiap lokasi pasar murah menyediakan 200 paket suvenir yang berisi beras premium 5 kg, biskuit kaleng, serta produk UMKM lokal seperti abon lele, telur asin, sempol, sarden, dan minyak goreng. Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Kediri, Santoso, menambahkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1221 pada 25 Maret 2025.
Respons positif datang dari masyarakat, salah satunya Sulistianingsih (55) dari Desa Turus, Kecamatan Gampengrejo, yang merasa sangat terbantu. “Alhamdulillah, sangat membantu. Terima kasih kepada Mas Dhito, Bupati Kediri. Dengan bantuan ini, kebutuhan menjelang Lebaran bisa lebih ringan,” ungkapnya penuh syukur.
Pasar murah ini menawarkan harga bahan pokok yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, seperti beras Rp 60.000 per 5 kg, telur Rp 26.000 per kg, minyak goreng Rp 16.000 per liter, gula pasir Rp 15.000 per kg, cabai merah Rp 10.000 per pack, dan bawang merah Rp 10.000 per kg.
Kehadiran berbagai produk UMKM lokal juga turut mendukung perekonomian masyarakat. Diharapkan, program ini dapat membantu masyarakat Kabupaten Kediri memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan merasakan manfaatnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Adv/Kominfo)












