NGANJUK, MEMO – Misi kemanusiaan Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Loceret, Sutrisno untuk terus berbagi kepada masyarakat kurang beruntung termasuk anak yatim dan anak piatu serta anak yatim piatu tampaknya belum
Memasuki tahun ke 7 ( 2026) kali ini, misi kemanusiaan mantan Prajurit Kopassus TNI AD ini menyalurkan 8 unit sepeda untuk anak yatim dan piatu usia sekolah.
Baca Juga: Apa Hak Korban Penganiayaan Di Bawah Umur ? Begini Tanggapan Aktifis Sosial Tanti Niswatin

Pemberian bantuan sosial yang digelar setiap tahun tepatnya di bulan suci Ramadhan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Kades Sutrisno didampingi istri dan dua buah hatinya di rumah kediamanya pada Sabtu sore ( 7/03/2026).
Proses penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan usai buka bersama dengan 8 anak yatim dan piatu disaksikan tokoh masyarakat dan perwakilan warga setempat sempat diwarnai rasa haru.
Dari hasil wawancara dengan Kades Sutrisno dari 8 anak penerima bantuan tersebut terdiri dari 3 anak dari warga sendiri ditambah 5 anak lagi berasal dari warga desa tetangga.
Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara

” Delapan anak ini dibagi jenjang pendidikannya menjadi dua kelompok. Yaitu mulai dari kelompok jenjang SD naik ke SMP, ada juga yang jenjang SMP naik kelas ke tingkat SMA. Mereka patut kita fasilitasi karena sudah tidak memiliki orang tua baik kedua duanya atau masih punya satu orang tua kami siap membantu,” tegas Sutresno.
Untuk diketahui seperti diutarakan Mbah Tres panggilan akrab Kades Sukorejo ini sumber dana sosial ini murni dari uang pribadi. Dana pribadi itu berasal dari uang hasil lelang bengkok kades setiap tahun.












