Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Peduli Korban, IWAPI Jatim Mohon Majelis Hakim Vonis Berat Tersangka KDRT

A. Daroini
×

Peduli Korban, IWAPI Jatim Mohon Majelis Hakim Vonis Berat Tersangka KDRT

Sebarkan artikel ini
IWAPI Jatim Mohon Majelis Hakim Vonis Berat Tersangka KDRT

Kediri, Memo

Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur Hj. Indah bereaksi pada kasus sangkaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dirasakan Sundari, masyarakat Dusun Tawang, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Diajang KKM x DIGIMAFest 2026, 3 Tantangan Ekonomi Indonesia Menurut BI Kediri, Begini Ulasannya,,,,,,

Sebagai sama-sama golongan wanita, Indah meminta ke majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri memberi keputusan berat pada tersangka, Agus Arifin, suami korban.

Indah sebagai tempat untuk korban untuk mengadu, berasa terketuk hati untuk membelanya. “Saya meminta Penuntut umum dan pak Hakim memberi hukuman berat tersangka Arifin 5 sampai enam tahun penjara,” ucapnya, pada Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Kronologi Proyek Urugan Misterius Tanpa Konrak di Tempat Pembuangan Akhir Wilongo Madiun

Bukan hanya minta majelis hakim jatuhkan vonis berat pada tersangka, dengan jaringan yang dipunyai, wanita yang aktif di Organisasi Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) ini mengarah ke Komnas Pelindungan Perempuan dan Anak.

Ia melihat memerlukan sebuah pengiringan psikis pada anak-anak mereka, yang telah menyaksikan bentrokan dan perpecahan jalinan antara ke-2  orang tuanya.

Baca Juga: Bantahan Mantan Wali Kota Madiun Maidi Soal Ancaman Pecat Kepala Dinas di Kasus Korupsi CSR

“Kasihan psikis anak-anak, karena sikap tersangka dengan keluarganya sepanjang ini. Mental mereka terimbas menyaksikan ayahnya berselingkuh dan mencekik ibunya saat lakukan aduan di Polres Kediri,” imbuhnya.

Menurut Indah, berdasar pernyataan korban, sejauh ini berasa disiksa oleh tersangka secara batin dan lahir. Sepanjang tahun paling akhir, semenjak biduk rumah tangganya benseteru, korban akui, tidak dinafkahi. Walau sebenarnya dia harus memperbesar anak-anak.