
” Penggunaan banner digital lebih mengirit biaya dibandingkan dengan pembuatan baner manual. Sekaligus bisa dibuat presentasi semua kegiatan yang ada di desa sesuai dengan APBDES,” jelas Warih Ardata.
Baca Juga: Apa Hak Korban Penganiayaan Di Bawah Umur ? Begini Tanggapan Aktifis Sosial Tanti Niswatin
Sementara untuk pemasangan kanopi dan akrilik bertujuan menambah wajah gedung balai desa lebih indah dan menyala. Itu bisa dilihat pamornya ketika malam hari.

” Papan tulisan balai desa katerban menyala, terkesan menambah keindahan balai desa ,” imbuh Warih.
Ditegaskan juga oleh Warih bahwa pemasangan alat digital tersebut adalah wujud inovasi positif untuk bisa dikembangkan lagi.
Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara
Karena balai desa merupakan icon desa sebagai pusat pemerintahan desa Katerban. Oleh karenanya harus dirawat dan dipelihara sebaik mungkin karena balai desa adalah asset desa yang difungsikan untuk tempat pelayanan masyarakat katerban. (Adi)












