“Duet Musyaffa’ Noer dan Taj Yasin akan menjadi kombinasi sempurna. Musyaffa’ kuat di Jawa Timur, sementara Taj Yasin memiliki basis di Jawa Tengah serta jaringan pesantren yang luas. Keduanya bisa mengonsolidasikan suara umat sekaligus menjangkau pemilih muda,” ujarnya.
Lebih jauh, Imam menilai jika skenario tersebut benar-benar terwujud, maka PPP memiliki peluang besar untuk kembali bangkit di panggung politik nasional dan menjadi kekuatan signifikan di Senayan pada Pemilu mendatang.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
“PPP membutuhkan kebangkitan. Kepemimpinan yang lahir dari kader asli, berpengalaman, dan mampu merangkul semua golongan adalah kuncinya. Musyaffa’ Noer dengan dukungan Taj Yasin bisa menjadi jawaban atas harapan tersebut,” pungkas Imam Fauzi.
Dengan semakin dekatnya Muktamar, spekulasi arah dukungan kader daerah terus menguat. Figur yang punya akar kuat di basis tradisional diyakini akan lebih mudah diterima mayoritas peserta Muktamar. **
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG
Baca Juga: SPPG Ringinanyar Mulai Jalan Dulu, Ahli Gizi dan SLHS Menyusul: Pengawasan Ke Mana?












