Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Mulyadi Memo
×

Nyadran Balongrejo Sarana Edukasi Budaya Untuk Generasi Milenial

Sebarkan artikel ini
IMG20250611105220 scaled

NGANJUK, MEMO – Sudah lazim dilakukan masyarakat pedesaan, setiap satu tahun sekali atau tepatnya bagdo musim panen padi wiwitan akan digelar perayaan budaya adat.

Salah satunya ditandai dengan tradisi sedekah bumi atau masyarakat desa menyebutnya dengan istilah ” nyadran”.

IMG20250611114133 scaled

Tradisi warisan leluhur itu merupakan implementasi wujud rasa syukur kepada Tuhan YME yang telah memberikan berkah agung berupa rejeki pangan yang berasal dari hasil bumi ( padi dan jagung).

Untuk pelaksanaan upacara nyadran biasanya digelar di punden atau tempat dimakamkan ” Danyang Desa ” yang memiliki jasa besar sebagai orang pertamakali yang ” babat alas’ gong lewang lewung ( hamparan hutan) sampai jadi area perkampungan.

IMG20250611104059 scaled

Rangkaian acara untuk meramaikan tradisi sedekah bumi di punden selain pemanjatan do’a dan kenduri ( Jawa,red) juga diisi beragam pagelaran seni tradisional jawa seperti Tayub, karawitan, wayang kulit, Langen bekso juga jenis seni tradisional lainnya.

Seperti halnya acara nyadran (tasyakuran bersih desa) yang digelar di Dusun Balongrejo Desa Balonggebang Kecamatan Gondang, Nganjuk pada hari ini ( Rebo Wage, 11/06/2025) cukup sakral dan meriah.

IMG20250611101202 scaled

Ratusan warga tumplek blek di punden Sambi Kledek atau warga setempat menjuluki Mbah Murti dengan membawa sarana sedekah bumi berupa berkat dan tumpeng. Istimewanya lagi dalam acara bersih desa juga diramaikan kirab gunungan hasil bumi dengan keliling dusun.

” Tradisi ini adalah warisan murni para leluhur yang wajib untuk di uri uri. Karena ini wujud dari kepribadian pribumi yang berbudaya luhur,” ujar Camat Gondang,
Bayu Istas Sasongko S.STP. M.AP.

IMG20250611120202 scaled

Sementara dikatakan Puguh Santoso salah satu warga Dusun Balongrejo berharap kepada pemerintah desa setempat untuk memberikan perhatian lebih kepada generasi milenial dikenalkan dengan budaya dan adat pribumi asli.
Yaitu dengan cara menganggarkan kegiatan edukasi budaya secara periodik. Tentunya bisa kerjasama dengan dinas pariwisata dan budaya Kabupaten Nganjuk.

IMG 20250611 WA0108

” Langkah ini merupakan bentuk penyelamatan dan edukasi budaya yang wajib dikawal. Harapannya untuk penyelamatan budaya pribumi jangan sampai tergeser dengan budaya android,” harap Puguh Santoso . ( Adi )

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini