Setelah pertemuan tersebut, Majelis Tinggi menyatakan bahwa Demokrat mencabut dukungannya terhadap Anies dalam Pemilihan Presiden 2024. Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, mengkonfirmasi bahwa langkah ini secara resmi mengakhiri Tim 8, yang merupakan tim gabungan dari NasDem, Demokrat, PKS, dan pihak dari Anies.
Tim ini bertugas untuk menentukan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Sementara itu, PKB bersama NasDem berencana untuk secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Anies dan Cak Imin di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (2/9) ini.
PKS Tetap Solid Dukung Anies Baswedan Meski Demokrat Keluar dari Koalisi: Sebuah Tinjauan Komprehensif
Dalam konteks yang semakin dinamis ini, PKB dan NasDem bersiap untuk mendeklarasikan dukungan mereka secara resmi kepada pasangan Anies dan Cak Imin, menciptakan tantangan baru dalam persaingan politik menjelang Pemilihan Presiden 2024.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Dengan semakin panasnya situasi politik, soliditas PKS dalam mendukung Anies Baswedan tetap menjadi sorotan utama.












