“Maksud dari maju pembangunan ekonomi serta maju infrastrukturnya. Kami berharap pertumbuhan Kota Kediri harus tumbuh minimal 4-5 persen,” ucapnya.
Kemudian Agamis, Mba Wali menilai keberadaan masyarakat Kota Kediri memiliki karakter yang Agamis dan berada di tingkat ke-10 sebagai Kota Rukun.
“Harapan saya untuk kedepan Kota Kediri bisa naik peringkatnya, terlebih-lebih bisa masuk ke tingkat utama,” harapnya.
Selanjutnya Kota Produktif, adalah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif, berkualitas dari segi pendidikan, kesehatan bahkan kesejahteraan ekonominya.
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta
“Sehingga pada program kami ada Bosda, beasiswa bagi mahasiswa S1 hingga S3 dan beasiswa atlet berprestasi. Misi selanjutnya adalah Aman. Jadi pemerintahan Kota Kediri harus bersih dan bisa melayani masyarakat sehingga bisa menjadi Kota yang aman, nyaman dan terntrem,” tambahnya.
Kemudian misi yang terakhir yakni Ngangenin. Mba Wali berharap untuk kemudian Kota Kediri bisa menjadi Kota yang Ngangenin bagi pengunjungnya.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar
“Tentunya semua misi ini tidak dapat terwujud apabila kita semua tidak bergandengan tangan. Untuk itu, saya mengajak seluruh yang hadir mari sama-sama berkolaborasi, kerjasama bergandengan tangan untuk membangun kota kita tercinta,” tutupnya diselingi gemuruh tepuk tangan masyarakat.
Untuk diketahui, acara buka puasa bersama ini disediakan 10 ribu nasi bungkus daun pisang dengan sajian menu sederhana dengan melibatkan UMKM di Kota Kediri. Tak segan-segan, Mba Wali dan Wakilnya berbaur bersama masyarakat untuk berbuka puasa dengan duduk lesehan beralaskan tikar. (Chandra)












