Tony mengklaim dukungan yang diterimanya bukan sekadar formalitas, melainkan disertai komitmen nyata dari para pengurus cabang olahraga.
“Kami optimis memenangkan kontestasi ini. Banyak cabang olahraga yang benar-benar memberikan dukungan langsung disertai fakta integritas,” beber Tony Andreas.
Baca Juga: Tony Andreas Bongkar Ambisi Besar: Kota Blitar Harus Jadi Macan Porprov
Dinamika pemilihan Ketua KONI Kota Blitar sendiri dipastikan bakal berlangsung sengit. Dari total 37 cabang olahraga yang memiliki hak suara, panitia sementara menerima 44 dukungan yang masuk kepada kedua kandidat.
Kondisi tersebut mengindikasikan adanya dukungan ganda dari sejumlah cabang olahraga.
Baca Juga: PT TUN Jakarta Kuatkan Putusan Sengketa PSHT, Tim Hukum Sebut SK 2019 Tetap Sah
Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan KONI Kota Blitar, Selamet, menegaskan pihaknya akan segera melakukan tahapan verifikasi untuk memastikan keabsahan dukungan masing-masing kandidat.
“Nanti seluruh cabang olahraga akan kita panggil untuk menentukan arah dukungannya. Satu cabor satu suara. Kalau tetap mendukung dua calon, ya kita coret,” tegas Selamet.
Baca Juga: KONI Kabupaten Blitar Dorong Penyelesaian Konflik IPSI Demi Atlet Porprov
Ia juga memastikan hingga batas akhir penutupan pendaftaran, hanya ada dua nama yang resmi menjadi bakal calon Ketua KONI Kota Blitar, meskipun sebelumnya terdapat enam orang yang mengambil formulir.
“Kita tutup tepat pukul 00.00 WIB. Berarti yang resmi menjadi bakal calon hanya dua kandidat, yakni Pak Samanhudi dan Pak Tony Andreas,” pungkasnya.












