NGANJUK , MEMO – Bagi masyarakat Jawa, momentum bulan Suro ( tahun Baru saka,red) dianggap bulan sakral. Beragam kegiatan adat dan tradisi kejawen digelar.
Mulai dari tirakatan, sarasehan kelompok penghayat sampai agenda grebeg suro juga di helat.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Seperti pada hari ini ( Sabtu,28/06/2025) atau memasuki hari ke dua bulan suro, Pemerintah Desa Pelem Kecamatan Kertosono, Nganjuk rayakan suroan dengan menggelar acara ” Kirab Gunungan Grebeg Suro”.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi dan jajaran Forpimcam Kecamatan Kertosono. Serta masyarakat desa setempat sebanyak 23 RT. Juga tidak ketinggalan dari lintas pergiruan silat di wilayah Kertosono juga tampak guyup rukun turun ke jalan meramaikan ” grebek suro”.
Secara simbolis, kirab gunungan grebeg suro diberangkatkan oleh Kang Marhaen dari halaman kantor kecamatan Kertosono menuju garis finish di area taman air mancur Kertosono .Tepatnya di utara traffic light perempatan jalan Raya Kertosono Surabaya sekitar pukul 08.30 WIB.













