“Putusannya menolak kasasi pemohon, yakni dr. Sudjarno. Jadi, sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Surabaya, dihukum pidana tiga bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan,” katanya saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin malam.
Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam
Putu menandaskan pasal mendasari putusan Mahkamah Agung sama seperti di Pengadilan Negeri Surabaya, yaitu pasal 311, ayat 1, subsidair pasal 310, ayat 1 dan 2, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencemaran nama baik.
Dalam perkara ini, Sudjarno dilaporkan oleh dokter spesialis mata RS Mata Undaan Surabaya dr. Lydia Nuradianti Sp.M.
Baca Juga: Berjalan dari Bali, Puluhan Biksu Asia Tenggara Ziarah Makam Gus Dur di Tebuireng Jombang
Saat menjabat sebagai Dirut RS Mata Undaan Surabaya, Sudjarno memecat dr. Lydia dengan tuduhan melakukan malapraktik atau pelanggaran etika profesi sebagai dokter.












