Menurutnya, kaum disabilitas memiliki hak yang sama untuk merayakan kemerdekaan. Lomba ini juga menjadi sarana interaksi langsung antara jajaran kepolisian dan warga, khususnya penyandang disabilitas.
“Selain memeriahkan HUT RI, lomba ini juga bisa menjadi bentuk terapi dan motivasi agar mereka tetap aktif berkarya,” tambahnya.
Luthfie berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polrestabes Surabaya terhadap kaum difabel.
“Kami ingin memastikan mereka tetap eksis dan berkontribusi meski memiliki keterbatasan,” pungkasnya.
Baca Juga: YDSF Salurkan THR Rp.3 Milyar untuk Sekitar 6.000 Guru Al-Quran di Akhir Ramadhan












