“Tidak ada korban jiwa, karena sopir dan kernet langsung turun ketika truk mati mesin,” jelasnya.
Pasca kejadian, KA Commuter Line Dhoho sempat berhenti dan kemudian kembali ke stasiun untuk proses pergantian lokomotif. Sementara itu, proses evakuasi truk masih berlanjut lantaran kendaraan dalam kondisi penuh muatan pasir dan mengalami kerusakan berat di bagian depan.
Baca Juga: Instruksi Megawati Ditegaskan di Blitar, Kader Diminta Turun Langsung Rangkul Generasi Muda
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, sehingga belum bisa mengambil kesimpulan,” imbuhnya.
Baca Juga: Terbongkar! “Kenyamanan Khusus” di Lapas Blitar Dijual Rp60 Juta, Siapa Bermain?
Untuk mengurai kemacetan akibat peristiwa ini, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan dari arah Malang menuju Blitar dialihkan melalui Jalan Sudanco Supriadi. Sementara kendaraan dari arah Blitar dan Kediri menuju Malang dialihkan melalui jalur selatan, yakni Jalan Bali. **












