“Tidak ada korban jiwa, karena sopir dan kernet langsung turun ketika truk mati mesin,” jelasnya.
Pasca kejadian, KA Commuter Line Dhoho sempat berhenti dan kemudian kembali ke stasiun untuk proses pergantian lokomotif. Sementara itu, proses evakuasi truk masih berlanjut lantaran kendaraan dalam kondisi penuh muatan pasir dan mengalami kerusakan berat di bagian depan.
Baca Juga: Menang jadi Ketua KONI Kota Blitar, Samanhudi Sentil Dugaan “Cawe-Cawe” Pemkot
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, sehingga belum bisa mengambil kesimpulan,” imbuhnya.
Baca Juga: Didemo MAKI dan Aktivis, Pencalonan Eks Napi Korupsi Ketua KONI Kota Blitar Tuai Penolakan Keras
Untuk mengurai kemacetan akibat peristiwa ini, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan dari arah Malang menuju Blitar dialihkan melalui Jalan Sudanco Supriadi. Sementara kendaraan dari arah Blitar dan Kediri menuju Malang dialihkan melalui jalur selatan, yakni Jalan Bali. **












