“Milk Treatment II (MT-II) memiliki peran penting dalam menghasilkan produk susu siap konsumsi, berbeda dengan MT-I yang hanya mengolah bahan setengah jadi,” jelas Andre Nopandi.
Semua produk yang dihasilkan tetap menggunakan nama KPBS Pangalengan dan diproses dengan standar tinggi untuk memastikan kualitas terbaik sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Rombongan wartawan diberikan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana susu segar diolah hingga menjadi berbagai produk olahan siap konsumsi. Salah satu pekerja KPBS, Ujang, yang telah bekerja selama 13 tahun, berbagi pengalamannya dalam mengolah susu sebelum dikirim ke berbagai daerah di Jawa Barat.
“Saya sudah bekerja di KPBS selama 13 tahun dan bertugas di bagian pengolahan susu sebelum akhirnya didistribusikan,” ujar Ujang.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Kunjungan ini membuka wawasan para jurnalis tentang potensi besar industri susu lokal dan bagaimana koperasi seperti KPBS Pangalengan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak serta mengembangkan ekonomi daerah
Baca Juga: Ditinggal Pergi Ke Gereja, Rumah Pendeta Diacak- Acak Maling












