MEMO – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyatakan bahwa ancaman aksi terorisme masih menjadi salah satu fokus utama Polri menjelang perayaan Natal 2024. Meski belum ada indikasi ancaman terorisme, pengamanan tetap dilakukan secara ketat di seluruh tempat ibadah.
“Keamanan selama penyelenggaraan ibadah adalah bagian penting dalam rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru. Pastikan seluruh tempat ibadah telah disterilisasi, lakukan deteksi dini untuk mencegah potensi aksi teror,” ujar Kapolri dalam konferensi pers di Denpasar, Bali, Jumat.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Kapolri juga meminta agar personel yang terlibat dalam pengamanan Natal bekerja sama dengan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan guna membangun toleransi antarumat beragama.
“Libatkan ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan. Hal ini dapat mempererat tenggang rasa serta meningkatkan toleransi beragama,” imbuhnya.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Kapolri menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan aman, kondusif, dan tanpa gangguan sekecil apa pun.
Deteksi dini terhadap ancaman terorisme menjadi prioritas utama. Polri juga mengoptimalkan patroli rutin di lokasi dan waktu yang dianggap rawan, melibatkan pengamanan swakarsa sebagai langkah preventif.












