Awal kejadian seperti diceritakan Supiyani, saat berada di ruang IGD langsung dilakukan observasi oleh tenaga perawat. Salah satunya disuntik jarum infus.
” Suntikan itu saya sempat dengar suara krek. Tapi saya diam tidak bilang ke perawat,” bilang Supiyani.
Tapi dikemudian hari pasca pulang dari rawat inap, muncul reaksi nyeri dan ngilu di bekas suntikan infus. Anehnya saat disentuh atau diraba terasa sakit.
Untuk memastikan benda asing apa yang bersarang di pergelangan tangannya, hari ini ( Sabtu,31/05/2025),Supiyani mendatangi klinik laboratorium di Kertosono.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
” Hasilnya baru bisa diketahui hari Senin depan,” jelas Supiyani.
Atas kejadian itu, saat wartawan akan melakukan klarifikasi persoalan itu, pihak Direktur RSUD Kertosono,dr.Hariyono belum bersedia merespon panggilan melalui nomor WhatsApp. Beberapa kali dipanggil tidak merespon. ( Adi )
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup












