Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa Hukum

Ijazah Jokowi Dituding Palsu, Abraham Samad dan Podcaster ‘Mangkir’ Panggilan Polisi

A. Daroini
×

Ijazah Jokowi Dituding Palsu, Abraham Samad dan Podcaster ‘Mangkir’ Panggilan Polisi

Sebarkan artikel ini
Ijazah Jokowi Dituding Palsu, Abraham Samad dan Podcaster 'Mangkir' Panggilan Polisi

Jakarta, Memo –

Dua saksi kunci dalam kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Joko Widodo, yakni mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan pemilik siniar (podcast) Michael Sinaga, absen dari panggilan pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya. Ketidakhadiran keduanya menambah babak baru dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.

AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi ketidakhadiran kedua saksi tersebut. “MS (Michael Sinaga) sudah memberikan konfirmasi ketidakhadirannya. Namun, AS (Abraham Samad) belum memberikan kabar apapun,” ungkap Reonald kepada awak media, Senin (12/5/2025).

Menurut Reonald, panggilan pemeriksaan terhadap Abraham Samad dan Michael Sinaga dijadwalkan pada Jumat (9/5/2025) pekan lalu. Michael Sinaga telah memberikan pemberitahuan sebelumnya, sementara Abraham Samad tidak memberikan alasan atas ketidakhadirannya.

“Untuk jadwal pemeriksaan, memang Jumat kemarin. MS sudah mengonfirmasi tidak bisa hadir. Sementara AS, hingga saat ini belum memberikan konfirmasi,” jelas Reonald.

Pihak kepolisian berencana melayangkan panggilan kedua kepada Abraham Samad dan Michael Sinaga pada pekan ini. “Sesuai prosedur, jika panggilan pertama tidak diindahkan, kami akan memberikan waktu tiga hingga enam hari sebelum melayangkan panggilan kedua. Panggilan kedua akan kami kirimkan pekan ini,” tambah Reonald.

Kasus ini bermula dari laporan polisi yang diajukan Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025) terkait tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Usai membuat laporan, Presiden Jokowi menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

“Ini sebenarnya masalah ringan, tuduhan ijazah palsu. Namun, perlu dibawa ke ranah hukum agar semuanya jelas dan terang benderang,” tegas Presiden Jokowi usai menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tersebut, Presiden Jokowi menjawab 35 pertanyaan dari penyidik. Kuasa hukum Presiden Jokowi, Yakup Hasibuan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik, termasuk ijazah asli Presiden Jokowi dari tingkat SD hingga kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Pak Jokowi telah memperlihatkan secara jelas ijazah SD, SMP, SMA, hingga kuliahnya di UGM kepada penyidik,” ujar Yakup kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Yakup menambahkan, Presiden Jokowi siap memberikan keterangan tambahan jika diperlukan dalam proses penyidikan. “Pak Jokowi menegaskan kesiapannya untuk memberikan keterangan lebih lanjut jika diperlukan dalam proses penyidikan,” pungkasnya.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini