Example floating
Example floating
Home

Harta Tersembunyi di Bledug Kuwu! Lithium dan Boron Melimpah!

Alfi Fida
×

Harta Tersembunyi di Bledug Kuwu! Lithium dan Boron Melimpah!

Sebarkan artikel ini
Harta Tersembunyi di Bledug Kuwu! Lithium dan Boron Melimpah!
Harta Tersembunyi di Bledug Kuwu! Lithium dan Boron Melimpah!

“Wilayah Bledug Kuwu adalah juga sistem brine, sistem brine juga. Jadi kami mengambil sampel dari lumpur dan air. Jadi, ketika dikeringkan selama beberapa hari, kadar lithiumnya dapat meningkat hingga 10 kali lipat. Ini sangat menarik dan cakupannya cukup luas. Kami akan melakukan studi lebih lanjut mengenai geokimia, geofisika, atau hidrogeologi ke depannya,” tambahnya.

Potensi Kadar Lithium 10 Kali Lipat, Badan Geologi Umumkan Temuan

Selain lithium, Awaluddin menyebutkan bahwa wilayah tersebut juga memiliki kandungan mineral yang disebut Boron. Menurutnya, mineral Boron dapat dimanfaatkan untuk teknologi bahan bakar hidrogen. “Selain itu, ada juga mineral boron yang penting,” ujarnya.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Awaluddin mengungkapkan bahwa penelitian untuk menemukan lithium di wilayah Bledug Kuwu telah dimulai sejak tahun 2020, tetapi penelitian intensif baru dimulai pada tahun 2023 karena tertunda oleh pandemi Covid-19. “Sebenarnya, penelitian dimulai sejak tahun lalu, sejak 2020. Namun, karena pandemi Covid, penelitian dilanjutkan pada tahun ini, 2023, dan menghasilkan beberapa hasil laboratorium yang memuaskan,” pungkasnya.

Potensi Lithium dan Boron: ‘Harta Karun’ Baru di Bledug Kuwu, Jawa Tengah

Dalam rangkaian penelitian yang dimulai sejak 2020, Badan Geologi berhasil mengungkapkan potensi besar sumber daya lithium di Bledug Kuwu, Jawa Tengah, dengan kadar mencapai 1.000 PPM Lithium. Kekayaan tambahan berupa mineral Boron juga ditemukan, memberikan dimensi baru untuk pemanfaatan teknologi bahan bakar hidrogen.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Meskipun penelitian sempat tertunda oleh pandemi Covid-19, hasil laboratorium yang memuaskan telah dihasilkan pada tahun 2023. Temuan ini memberikan peluang besar bagi pengembangan sumber daya dan inovasi di sektor energi Indonesia.