“Wilayah Bledug Kuwu adalah juga sistem brine, sistem brine juga. Jadi kami mengambil sampel dari lumpur dan air. Jadi, ketika dikeringkan selama beberapa hari, kadar lithiumnya dapat meningkat hingga 10 kali lipat. Ini sangat menarik dan cakupannya cukup luas. Kami akan melakukan studi lebih lanjut mengenai geokimia, geofisika, atau hidrogeologi ke depannya,” tambahnya.
Potensi Kadar Lithium 10 Kali Lipat, Badan Geologi Umumkan Temuan
Selain lithium, Awaluddin menyebutkan bahwa wilayah tersebut juga memiliki kandungan mineral yang disebut Boron. Menurutnya, mineral Boron dapat dimanfaatkan untuk teknologi bahan bakar hidrogen. “Selain itu, ada juga mineral boron yang penting,” ujarnya.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Awaluddin mengungkapkan bahwa penelitian untuk menemukan lithium di wilayah Bledug Kuwu telah dimulai sejak tahun 2020, tetapi penelitian intensif baru dimulai pada tahun 2023 karena tertunda oleh pandemi Covid-19. “Sebenarnya, penelitian dimulai sejak tahun lalu, sejak 2020. Namun, karena pandemi Covid, penelitian dilanjutkan pada tahun ini, 2023, dan menghasilkan beberapa hasil laboratorium yang memuaskan,” pungkasnya.












