MEMO – Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami serangkaian erupsi pada Senin, 20 Januari 2025, sore hari. Semburan abu vulkanik dilaporkan mencapai ketinggian hingga 1.300 meter dari puncak gunung, memicu kewaspadaan di sekitar wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, erupsi pertama terjadi pada pukul 16.25 WITA, dengan kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak. Kolom abu ini terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke barat laut.
Selang beberapa waktu, pada pukul 16.52 WITA, gunung kembali memuntahkan abu vulkanik dengan ketinggian yang lebih tinggi, yakni sekitar 900 meter. Lalu, pada pukul 17.31 WITA, erupsi ketiga terjadi dengan semburan abu vulkanik yang tercatat mencapai 1.300 meter di atas puncak gunung. Petugas pos pemantau, Herman Yosef S. Mboro, menjelaskan bahwa kolom abu tersebut terlihat berwarna kelabu pekat, condong ke arah utara dan timur laut.
“Erupsi terakhir terpantau pada Senin petang, dengan ketinggian kolom abu mencapai 2.884 meter di atas permukaan laut,” jelas Herman. Berdasarkan pengamatan, aktivitas erupsi ini juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 8,1 milimeter dan berlangsung selama hampir tiga menit.
Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura, saat ini berstatus Siaga (Level III). Warga di sekitar kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko bahaya yang lebih besar.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












