Blitar, Memo.co.id
Agenda besar KONI Kota Blitar tinggal menghitung jam. Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) dijadwalkan berlangsung Selasa 22 September 2026.
Namun, di tengah waktu yang semakin mepet tersebut, muncul persoalan yang cukup mendasar. Sejumlah cabang olahraga (cabor) disebut belum menerima undangan resmi untuk mengikuti forum tersebut.
Informasi itu disampaikan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Blitar, Tegar Wicaksono.
Hingga Senin 21 September 2026, Tegar mengaku belum menerima surat undangan dari Tim Panitia Pelaksana (TPP) Musorkotlub.
“Masak acara besok sampai sekarang undangan belum ada,” ujar Tegar.
Kondisi ini menjadi perhatian lantaran Musorkotlub bukan agenda organisasi yang sifatnya rutin biasa. Forum tersebut berkaitan dengan masa depan KONI Kota Blitar, termasuk proses pemilihan Ketua Umum KONI Kota Blitar.
Artinya, persoalan pemberitahuan kepada cabor menjadi bagian yang tidak bisa dianggap sepele. Peserta membutuhkan kepastian resmi mengenai forum yang akan mereka ikuti.
Tegar pun mempertanyakan kesiapan TPP. Ia bahkan mempertanyakan apakah agenda tersebut benar-benar siap dilaksanakan sesuai jadwal.
“Ini TPP siap atau tidak? Jadi atau tidak besok Musorkotlub itu?” tegasnya.
Persoalan ternyata tidak berhenti pada IMI.
Menurut Tegar, dirinya juga mendapatkan informasi bahwa cabang olahraga E-Sport disebut belum menerima undangan dari TPP.
“Dari E-Sport katanya juga belum dapat,” ungkapnya.
Apabila informasi tersebut tidak segera mendapat penjelasan, wajar bila kemudian muncul pertanyaan mengenai pola komunikasi panitia kepada cabor yang menjadi peserta Musorkotlub.
Apalagi waktunya bukan lagi hitungan pekan. Pelaksanaan forum sudah dijadwalkan berlangsung esok hari.
Yang juga perlu dijelaskan adalah bagaimana TPP memastikan seluruh cabor yang berhak mengikuti Musorkotlub mendapatkan informasi resmi secara merata.
Sebab, keterlambatan undangan berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila peserta tidak memperoleh informasi yang sama terkait waktu, lokasi maupun mekanisme pelaksanaan forum.
Meski demikian, tudingan ataupun pertanyaan dari cabor tersebut belum mendapatkan jawaban dari pihak TPP.
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab sejumlah cabor disebut belum menerima undangan. Belum diketahui pula apakah seluruh persoalan administrasi tersebut telah diselesaikan menjelang pelaksanaan Musorkotlub.
TPP KONI Kota Blitar masih ditunggu penjelasannya.
Publik olahraga Kota Blitar tentu membutuhkan kepastian: apakah Musorkotlub tetap berjalan Selasa 22 September 2026, dan apakah seluruh perangkat serta peserta forum telah dipastikan siap sebelum musyawarah dimulai.












