MEMO – Generasi Z kerap mendapat cap sebagai generasi lemah, kurang konsisten, dan mudah menyerah dalam dunia kerja. Namun, Psikiater Aditya Sigit Pramadiyanto menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak bisa dilakukan secara sepihak.
“Kita harus melihat lebih dalam, apakah ketidakmampuan Gen Z dalam menghadapi tantangan benar-benar berasal dari diri mereka sendiri, atau justru lingkungan yang kurang mendukung?” ujar Aditya dalam wawancara, Minggu (16/2/2025).
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Menurutnya, faktor lingkungan dan sistem kerja yang tidak sesuai ekspektasi turut berkontribusi dalam tekanan yang dialami oleh Gen Z.
Burnout di Tempat Kerja
Aditya menjelaskan bahwa banyak Gen Z merasa pekerjaan yang mereka jalani tidak sesuai dengan ekspektasi dan passion mereka. Ketidaksesuaian ini sering kali berujung pada burnout akibat beban kerja yang terus meningkat.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb












