“Terima kasih kepada teman-teman kepala desa se-Kabupaten Blitar yang telah hadir. Ini menunjukkan bahwa kita harus satu komando dan berjuang bersama sampai akhir demi kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Blitar,” pungkasnya.
Kepala BPJS Kabupaten Blitar, Ikke Yulia Pujiastuti, menyatakan kesiapannya untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Baca Juga: Regenerasi Menguat, Muscab X PPP Kota Blitar Bidik Lonjakan Kursi 2029
“Insya Allah ke depannya kami akan menyamakan frekuensi atau pendapat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Harapan kami pun juga seperti itu,” ungkap Ikke.
Ia juga menyetujui usulan agar sosialisasi terkait layanan BPJS Kesehatan lebih diperkuat, sehingga masyarakat lebih memahami hak dan batasan layanan yang mereka terima.
“Mengenai sosialisasi ke masyarakat, kami juga setuju mengenai pendapat tersebut,” tambahnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Jatmiko Pastikan Jaga Jarak dari Kekuasaan: “Saya Tidak Manfaatkan Posisi Keluarga”
“Saya sepakat untuk adanya perubahan pelayanan yang lebih baik. Kasihan rakyat, karena mereka yang tidak dibiayai negara harus membayar, tapi mendapatkan pelayanan yang terbatas. Pihak rumah sakit dan faskes lain pun pusing menghadapi hal ini, karena mereka yang berhadapan langsung dengan pasien,” kata Sugeng.
Sugeng juga menyoroti peraturan mengenai 144 penyakit yang tidak dicover BPJS Kesehatan, yang justru banyak diderita oleh masyarakat.
“Apalagi tadi dijelaskan ada 144 penyakit yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan. Justru penyakit-penyakit yang tidak dicover ini yang marak merebak di masyarakat. Kami sepakat dan akan mengawal usulan perubahan kebijakan maupun regulasi ini, serta menyampaikannya ke pemerintah pusat,” tutup Sugeng.
Dengan adanya hearing ini, diharapkan pelayanan BPJS Kesehatan di Kabupaten Blitar dapat mengalami perbaikan yang signifikan dalam waktu dekat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata. **












