Menurutnya, bangunan-bangunan tersebut memang memerlukan perbaikan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang layak dan nyaman, terutama di wilayah dengan jangkauan pelayanan yang luas. Infrastruktur yang baik menjadi penunjang utama dalam pelayanan medis, baik untuk kegiatan promotif, preventif, maupun kuratif.
Selain perbaikan infrastruktur, DBHCHT juga dialokasikan untuk dua program utama lainnya, yang mendukung peningkatan mutu layanan dan pembiayaan operasional pelayanan kesehatan. Ketiga program tersebut dirancang untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Blitar, utamanya di tingkat primer.
Baca Juga: NasDem Blitar Geram, Minta Tempo Minta Maaf Terbuka
Muhdianto menambahkan bahwa alokasi DBHCHT tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung sektor kesehatan, terutama melalui sinergi dana pusat dan daerah.
“Kami berharap ke depan alokasi DBHCHT untuk Kabupaten Blitar bisa lebih besar lagi. Dengan dana yang lebih memadai, kita bisa memperluas cakupan pembangunan dan perbaikan fasilitas, sehingga manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat,” tutupnya. **












