Akibat kurang akuratnya data base tersebut masih dikatakan kades sangat berpotensi memicu konflik ditengah masyarakat.” Yang kaya dapat bantuan, yang miskin malah tidak dapat bantuan,” keluhnya.
Kalau sudah begitu yang kena dampak langsung pemerintahan desa. ” Desa sering menerima protes warga gara gara pendistribusian bantuan seperti raskin, jalin matra, PKH, BlT dan beragam jenis bansos lainnya tidak tepat sasaran,” paparnya juga.
Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri
Dari pengakuan kades tersebut ternyata ada benarnya. Tepatnya di Dusun Krajan RT 04 RW 02 Desa Sumberkepuh ada salah satu warga berstatus janda lansia miskin penjual bunga makam bernama Musiyem berumur 85 juga tidak terdaftar sebagai penerima bantuan program Jalin Matra. Padahal program tersebut sasaranya adalah kelompok janda miskin. (adi)












