Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak termasuk kepolisian atas kegaduhan yang terjadi, meskipun dirinya merasa tidak memiliki keterlibatan langsung dalam persoalan tersebut.
“Saya mohon maaf, terutama kepada institusi kepolisian pada umumnya dan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Baca Juga: Jairi Irawan Dorong Transformasi Pembelajaran di Era Digital
Suprianto berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar sekaligus menghindari kesalahpahaman yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa langkah mundur ini diambil demi menjaga kondusivitas serta menghindari polemik berkepanjangan.**












