Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Bos Sembako Blitar Dibunuh, Kedua Tangannya Diikat, Kepala Dibungkus Sarung

Avatar
×

Bos Sembako Blitar Dibunuh, Kedua Tangannya Diikat, Kepala Dibungkus Sarung

Sebarkan artikel ini
Toko Sembako dan Bahan Bangunan di Kanigoro Gegerkan Warga Blitar, Bosnya Dibunuh dengan Keji
Toko Sembako dan Bahan Bangunan di Kanigoro Gegerkan Warga Blitar, Bosnya Dibunuh dengan Keji

Petugas masih melakukan pemeriksaan saksi saksi sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar dan tetangga kanan koro jua dimintai kereangan petugas, untuk melengkapi informasi dan mengumpulkan bahan penyelidikan.

Pelaku Merusak Pintu

Informasi yang diperoleh Memo, pelaku diduga masuk melalui pintu dengan dengan cara merusak pintu harmonika. Dalam pintu harmonika tersebut, ada bekas congkelan menggunakan sejenis obeng. Ada bekas kerusakan sedikit, di bagian pintu harmonika.

Baca Juga: Penemuan Artefak Batu Yoni di Sawah Kediri Menguak Jejak Peradaban Masa Lalu

Pintu harmonika itu, adalah tempat usaha korban (yang menjual bahan bangunan, seperti cat, lampu, kabel, besi betoneser, semen, juga kebutuhan rumah tangga seperti sembako). ” Semua masih dalam penyelidikan petugas,” kata Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela .

Berpisah dengan Istrinya

Bos toko bahan bangunan dan bos sembako bernama Bisri Effendi ( 71 tahun ) yang tinggal di Desa
Jatinom, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar itu, tinggal sendirian. Istrinya tinggal di rumahnya sendiri di Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Blitar. Jaraknya sekitar 7 km dari toko milik korban .

Baca Juga: Staf Ahli Bupati Chocho Ardian Jadi Pengacara 3 Terdakwa Saat Disidik Polda, Sutrisno Curiga dan Mencabut Surat Kuasanya

Diperoleh informasi, ternyata antara korban Bisri Effendi dengan istrinya sudah pisah. Mereka sudah cerai. Makanya, tempat tinggalnya beda desa. Tidak berada dalam satu rumah. Korban, tidurnya juga di dalam toko tersebut.

Dari hasil perkawinan dengan istrinya, korban mempunyai dua anak. Kedua anaknya bertempat tinggal, tak jauh dari rumah korban. Hanya selang 50 meter dari lokasi toko. Setiap hari, korban tidur dan tinggal sendiri di toko. Dalam toko tersebut, sudah ada kamar dan beberapa ruang yang ditempatui sendiri oleh korban.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Berang Proyek Sekolah Rakyat di Nganjuk dan Kota Kediri Lamban, Beredar Isu Gratifikasi

Pelaku Lebih dari 2 Orang

Dugaan sementara, pelaku lebih dari satu. Pasalnya, korban dalam kondisi terikat dengan tubuh disekap dengan sarung serta kedua tangannya diikat di belakang tubuhnya. Ada dugaan, korban melawan sehingga dilakukan penyekapan.

Petugas di Polres Blitar menyita CCTV di lokasi kejadian. Minimnya barang bukti di sekitar lokasi kejadian, menyulitkan petugas mengungkap dan menyimpulkan dalam proses olah TKP. Petugas berharap dari ekaman CTTV, untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap bos sembako dan bahan bangunan itu. ( pra )