“Kami siapkan tambahan reward bagi atlet peraih medali emas. Ini bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar mereka tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Blitar,” tegasnya.
Program PUSLATKAB sendiri akan diikuti oleh atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor), baik nomor perorangan maupun beregu. Seluruh atlet yang terpilih akan menjalani latihan intensif dengan pendampingan pelatih profesional guna meningkatkan performa dan kesiapan mental bertanding.
Baca Juga: Pansus LKPJ Minta Parkir RSUD Mardi Waluyo Gratis untuk Ringankan Pasien
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh, optimistis sejumlah cabang olahraga masih memiliki peluang besar untuk menyumbangkan medali emas. Ia menyebut cabang olahraga gulat dan paralayang sebagai sektor unggulan yang diharapkan mampu berbicara banyak di Porprov mendatang.
“Untuk cabor gulat dan paralayang, insyaallah masih berpotensi meraih medali emas. Namun secara keseluruhan, kami menekankan agar semua atlet terus meningkatkan prestasi dan tidak cepat puas,” ujarnya.
Baca Juga: Dugaan “Main Mata” Panitia Warnai Penjaringan PAW Desa Jambewangi
Fatatoh menambahkan, persaingan di Porprov Jawa Timur dipastikan akan semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan persiapan matang, disiplin tinggi, serta kerja keras dari seluruh atlet dan tim pelatih.
Melalui Rakor ini, KONI Kabupaten Blitar berharap seluruh elemen olahraga dapat bersinergi dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih efektif. Dengan persiapan yang terencana dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kabupaten Blitar optimistis mampu meraih hasil maksimal dan mencetak prestasi membanggakan di Porprov Jawa Timur ke-X di Surabaya.**
Baca Juga: Satu Komando! PSHT Blitar Tegaskan Legalitas, Dorong Forkopimda Ambil Langkah Nyata












