Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Bongkar Fakta Mengapa Dana Silpa Kabupaten Kediri Tembus Ratusan Miliar Rupiah Tahun Ini

A. Daroini
×

Bongkar Fakta Mengapa Dana Silpa Kabupaten Kediri Tembus Ratusan Miliar Rupiah Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Bongkar Fakta Mengapa Dana Silpa Kabupaten Kediri Tembus Ratusan Miliar Rupiah Tahun Ini

KEDIRI (Memo)

Dana SiLPA Kabupaten Kediri tahun 2025 yang menembus angka Rp385,3 miliar ternyata menyimpan fakta operasional yang sangat krusial. Angka ratusan miliar rupiah ini bukan berarti ada uang rakyat yang mandek atau dibiarkan menganggur begitu saja tanpa program jelas.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Penjelasan tegas ini disampaikan langsung oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Sosok kepala daerah yang akrab disapa Mas Dhito tersebut meluruskan pandangan soal besarnya sisa anggaran daerah tahun ini.

Strategi Cerdas Kelola Dana SiLPA Kabupaten Kediri

Laporan kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kediri sepanjang tahun 2025 sukses mencatatkan tren yang sangat positif. Buktinya, target pendapatan daerah sukses terlampaui di angka Rp3,361 triliun dari proyeksi awal sebesar Rp3,317 triliun.

Baca Juga: Rekor Satu Dekade Kabupaten Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut Tanpa Putus

Kenaikan pendapatan ini rupanya banyak didongkrak oleh aliran dana transfer dari pemerintah pusat. Angkanya bahkan jauh melampaui batas ekspektasi awal yang telah ditetapkan oleh tim anggaran pemerintah daerah.

“Jumlah anggaran pendapatan transfer sebesar Rp2.421.416.777.574. Realisasi sebesar Rp2.472.148.842.434 atau naik 2,7 persen dari anggaran,” urai Mas Dhito saat memaparkan data keuangan daerah.

Baca Juga: Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

Sementara untuk sektor belanja, serapan anggaran juga dinilai berjalan sangat optimal dan proporsional. Tercatat lebih dari Rp3,198 triliun telah berhasil disalurkan untuk mengeksekusi berbagai program penting.

Dana belanja ini difokuskan penuh untuk mengawal pembangunan fasilitas daerah dan meningkatkan layanan masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah urusan operasional aparatur, belanja modal, hingga kucuran dana transfer langsung ke tingkat desa.

Bukan Uang Nganggur Ini Alasan Mas Dhito Simpan Anggaran

Besaran sisa anggaran yang melonjak dari tahun sebelumnya memang sempat memicu pertanyaan di berbagai kalangan. Pasalnya, di tahun 2024 lalu angka sisa perhitungan pelaksanaan anggaran ini hanya berada di kisaran Rp235,9 miliar.