Blitar, memo.co.id – Banjir yang merendam wilayah Wonodadi, Kabupaten Blitar, turut mengganggu aktivitas belajar mengajar di salah satu sekolah dasar. Kondisi itu ditinjau langsung oleh Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, kikiai muda Nahdlatul Ulama (NU)ang dikenal dekat dengan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Gus Iqdam melihat proses belajar para siswa yang tetap berlangsung meski ruang kelas dipenuhi air. Momen tersebut direkam warga dan sempat beredar di media sosial. Para murid tampak antusias menyambut kedatangan sang kiai.
Baca Juga: SPPG Sananwetan Beri Klarifikasi, Menu Makanan Disesuaikan Permintaan Sekolah
“Layak buangane ae sampek koyo ngene, ben rendheng ngeten niki?” selorohnya dalam logat Jawa.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Blitar sejak Rabu (19/11/2025) sore hingga malam. Luapan Sungai Sabuk Alu tidak mampu tertampung drainase lingkungan, mengakibatkan air masuk ke permukiman warga Desa Rejosari pada Kamis (20/11/2025).
Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Ini Dalang di Balik Menu MBG yang Amburadul di Kota Blitar?












