NGANJUK, MEMO – Mohammad Bahrul Ilmi Arif siswa kelas X di SMAN 1 Pace Nganjuk, Jawa Timur mampu membawa nama harum sekolahnya. Itu setelah berhasil meraih juara 1 lomba melukis kaligrafi huruf Jawa yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk baru baru ini.
Bahrul panggilan akrabnya selain mendapatkan penghargaan berupa piala dan sertifikat, juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.
Baca Juga: 30 Menit Sweeping, Go Green Temukan Tumpukan Limbah B3 Di RSD Kertosono
Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari bakat siswa itu sendiri juga peran motivator dari guru pembimbing yaitu ibu Farida Tri Utami, S.Pd dan Wahyu Dwi Agus Riyanti, S.Sn hingga menjadikan Bahrul sebagai ” sang juara”.

Dikesempatan yang sama disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Pace, Endang Warniati, M.Pd menjelaskan aksara Jawa memiliki asal usul yang kuat kaitanya dengan masuknya pengaruh Hindu – Buddha ke Pulau Jawa. Dan juga dengan legenda Aji Saka sang pengarang huruf Honocoroko.
” Aksara ini diyakini merupakan turunan dari aksara Brahmi India, yang kemudian berkembang menjadi aksara Pallawa dan Kawi sebelum akhirnya menjadi aksara Jawa. Legenda Aji Saka, seorang pengembara yang konon berasal dari India, sering dikaitkan dengan penemuan aksara Jawa,” papar Endang Warniati.












