Example floating
Example floating
Birokrasi

Antisipasi Cuaca Buruk! AirNav Indonesia Siap Jaga Kelancaran Penerbangan Jelang Mudik Lebaran

Avatar
×

Antisipasi Cuaca Buruk! AirNav Indonesia Siap Jaga Kelancaran Penerbangan Jelang Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini

MEMO – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Indonesia (AirNav Indonesia) telah menyiapkan langkah strategis untuk memitigasi potensi gangguan cuaca buruk dan bencana alam yang dapat memengaruhi lalu lintas udara selama periode mudik Lebaran. Cuaca ekstrem diprediksi dapat menghambat jadwal penerbangan baik untuk pesawat yang lepas landas maupun yang mendarat di bandara.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Avirianto Suratno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menganalisis prediksi cuaca lebih awal guna memastikan penerbangan berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Kami sudah melakukan analisis prediksi cuaca sehingga penerbangan dapat diatur sesuai kondisi cuaca yang aman. Dengan demikian, perjalanan udara dapat berjalan dengan lebih baik tanpa gangguan signifikan,” ujar Avirianto pada Kamis (27/2/2025).

Untuk mengantisipasi gangguan penerbangan, AirNav Indonesia telah menyusun beberapa strategi utama, di antaranya:

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

  1. Berkoordinasi secara intensif dengan AirNav cabang serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di berbagai wilayah.
  2. Mengawasi aktivitas vulkanik dan erupsi gunung api yang berpotensi mengganggu jalur penerbangan.
  3. Memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk otoritas bandara dan maskapai penerbangan, guna memastikan akurasi navigasi udara tetap terjaga selama arus mudik Lebaran.

Menurut Avirianto, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan keselamatan penerbangan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi layanan navigasi udara, terutama dalam menghadapi perubahan cepat dalam industri penerbangan.