“Kami selalu siap mendukung penuh operasional penerbangan selama 24 jam, termasuk penambahan jadwal penerbangan (extend). Kami akan terus melakukan sinkronisasi dengan seluruh bandara guna memastikan pelayanan yang optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Avirianto menegaskan bahwa saat ini tantangan dalam dunia penerbangan semakin kompleks. Beberapa faktor yang menjadi perhatian utama antara lain:
- Meningkatnya permintaan penerbangan domestik akibat lonjakan pemudik.
- Persaingan dengan moda transportasi lain, seperti kereta cepat dan transportasi darat.
- Modernisasi armada penerbangan, yang menuntut peningkatan infrastruktur dan layanan navigasi udara.
Dengan sinergi yang kuat antara AirNav Indonesia, BMKG, otoritas bandara, dan maskapai penerbangan, diharapkan periode mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi para penumpang udara.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung












