Example floating
Example floating
Metropolis

PPDB Sekolah Menengah Dilakukan Serentak

A. Daroini
×

PPDB Sekolah Menengah Dilakukan Serentak

Sebarkan artikel ini

KAYUAGUNG- Memo.co.id

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H Zulkarnaen melalui Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan OKI, Dedi Rusdianto mengemukakan pihaknya telah memberikan imbauan kepada sekolah menengah pertama yang ada di Bumi Bende Seguguk, bila kegiatan penerimaan siswa baru tahun ajaran baru kali ini dilakukan secara serentak.

“Selama ini beberapa sekolah ada yang melakukan promosi penerimaan siswa baru. Namun, untuk tahun ini saya mengimbau agar hal itu, dilakukan secara serentak, yakni pasca kenaikan kelas,”ujar Kabid Pembinaan SMP, Dedi Rusdianto, saat dibincangi Memo.co.id, di ruang kerjanya, kemarin.

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

Dedi juga mengimbau agar bagi sekolah yang menerima siswa baru untuk memperhatikan daya tampung pelajar. “Artinya, jangan sampai terjadi over kapasitas atau terkesan memaksa. Untuk satu lokal belajar itu terdapat sekitar 36 siswa. Nah, bila siswanya sudah cukup jadi dipaksakan,”tambah Sekretaris Dinas Pendidikan OKI ini seraya mengatakan Ujian Nasional (UN) akan dilaksanakan pada 22 April mendatang.

SMAN Unggulan Terima PSB

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Berbeda dengan Sekolah Menengah Pertama, sementara itu secara terpisah, Kepala SMAN 3 Unggulan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sugiyono mengatakan, pihaknya untuk saat ini telah mulai menerima siswa baru.

“Penerimaan siswa baru untuk SMA Negeri Unggulan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ini dilakukan secara serentak. Hal ini berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Setelah SMA Negeri Unggulan kemudian akan disusul oleh sekolah reguler untuk melakukan penerimaan siswa baru,”tukasnya. (Syakbanudin)