Blitar, Memo.co.id
Polres Blitar menutup akhir tahun 2025 dengan merilis capaian kinerja sekaligus memusnahkan berbagai barang bukti hasil penindakan selama satu tahun. Agenda tersebut digelar di Mapolres Blitar pada Senin (29/12/2025).
Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan
Kapolres Blitar AKBP Arif Faizullrahman, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan tersebut yang turut dihadiri perwakilan Forkopimda, TNI, Kejaksaan, BNN, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Kemenag, serta tokoh lintas agama bersama insan pers.
Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa angka kejahatan pada 2025 meningkat 22,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, tingkat penyelesaian perkara ikut naik 11,1 persen. Dari 33 kasus menonjol yang berhasil diungkap, polisi mengamankan 113 tersangka, terdiri dari 66 tersangka dewasa dan 47 tersangka anak.
Baca Juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Polsek Sananwetan Bagikan Takjil untuk Pengendara
Penanganan kasus narkoba juga menjadi perhatian. Sepanjang 2025 Polres Blitar menangani 111 perkara, dengan 83 di antaranya sudah masuk tahap II. Total tersangka narkoba mencapai 119 orang, ditambah satu tersangka kasus minuman keras.
Untuk bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan meningkat 6 persen. Meski demikian, angka korban meninggal turun 30 persen dan korban luka berat turun 58 persen, sedangkan luka ringan naik 7 persen. Kerugian materiil dilaporkan menurun hingga 12 persen.
Baca Juga: BGN Turun Tangan, Puluhan SPPG di Blitar Raya Ditutup Karena Tak Penuhi Standar
Sebagai bukti komitmen penegakan hukum, Polres Blitar memusnahkan 3.141 botol minuman keras ilegal serta 52 knalpot brong hasil penindakan selama 2025. Knalpot brong dipotong menggunakan gerinda, sementara ribuan botol miras digilas dengan alat berat hingga hancur.
Kapolres menegaskan bahwa miras dan knalpot brong kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga penindakannya akan terus dilakukan.
Ia menambahkan, kerja kepolisian membutuhkan dukungan semua pihak. “Tidak ada institusi yang bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi seluruh elemen untuk menjaga Kabupaten Blitar tetap aman dan tenteram. Kami tidak berkompromi terhadap kejahatan,” ujarnya.
Polres Blitar memastikan akan terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.**












