Blitar, Memo.co.id
Hawa sejuk Minggu pagi, 12 Oktober 2025, di jantung Kota Blitar terasa berbeda. Bukan hanya deru langkah para pegiat olahraga dan tawa riang keluarga yang mendominasi kawasan Car Free Day (CFD), tetapi juga nuansa kepedulian kesehatan yang dibawa langsung oleh tim medis RSUD Mardi Waluyo. Berpartisipasi aktif dalam program Wali Kota Blitar untuk menggalakkan gaya hidup sehat, rumah sakit plat merah ini tak hanya sekadar ikut memeriahkan, tetapi juga memberikan layanan cek kesehatan gratis yang diserbu ratusan warga.
Baca Juga: RUPS BPR Penataran, Perkuat Manajemen Risiko Kredit
Pukul 06.00 WIB, stan RSUD Mardi Waluyo sudah berdiri kokoh, berjarak tak jauh dari panggung utama CFD. Jajaran perawat dan dokter terlihat sibuk menyiapkan peralatan. Tak lama berselang, antrean warga langsung mengular. Mulai dari lansia yang baru selesai senam, bapak-bapak yang asyik bersepeda, hingga ibu-ibu muda yang membawa anaknya, semua antusias memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis tersebut.
Layanan yang diberikan cukup komprehensif, mencakup pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, asam urat, hingga konsultasi singkat dengan dokter umum. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan RSUD Mardi Waluyo terhadap program “Blitar GEMAS (Gerakan Minggu Sehat)” yang dicanangkan Wali Kota Blitar.
Baca Juga: Ratusan Warga 212 Datangi Kantor Kecamatan Rejotangan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kesehatan itu harus dijemput, bukan hanya menunggu sakit baru ke rumah sakit,” ujar Yosi, Humas RSUD Mardi Waluyo, saat ditemui di lokasi. Yosi menjelaskan, CFD adalah momentum emas untuk melakukan deteksi dini. Banyak masyarakat yang merasa sehat, padahal bisa jadi mereka sudah mengidap gejala penyakit seperti hipertensi atau diabetes tanpa disadari.












