NGANJUK,MEMO – Tidak selamanya terpuruk. Begitu ucapan Direktur Utama ( Dirut) Perumda Aneka Usaha ( PDAU) Kabupaten Nganjuk, Joko Widiyantoro,SE saat ditemui wartawan memo.co.id di ruang kerjanya hari ini ( Jumat,03/10/2025).
Awal pembicaraan itu mengisyaratkan bahwa PDAU optimis akan bisa bangkit dari tidur panjangnya. Untuk mencapai puncak seperti apa upayanya ?. Begini strategi yang diterapkan Joko Widiyantoro.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi

Digambarkan oleh Joko W bahwa kondisi sebenarnya PDAU saat ini ibarat mesin tingkat kerusakannya cukup berat. Untuk bisa mengoptimalkan fungsi mesin penggerak PDAU tidak ada cara lain kecuali harus ” Tune Up ”. Seluruh rangkaian komponen mesin penggeraknya harus diperbaiki.
Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
Dan itu dibuktikan oleh mantan anggota DPRD Nganjuk dua periode dari PAN ini. Jurus pembukaan yang dipakai fokus pada perubahan sistem dan peningkatan mutu kinerja karyawan yang bekerja di tiga bidang usaha unggulan PDAU. Yaitu perhotelan, perkebunan dan apotik sejahtera Kertosono.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan
Seperti apa hasilnya. Ini pengakuan Satriyo Pamungkas selaku Kepala Unit Apotik Sejahtera Kertosono dan Joko Susanto selaku Manager Hotel Wisata Karya Sawahan.
Perubahan real terkini di apotik sejahtera kertosono diakui Satriyo Pamungkas cukup signifikan. Diantaranya kini dari Perusahaan Besar Farmasi ( PBF) sudah bisa menerima order belanja dari apotik. Sebelumnya terkunci. Karena pembayaran order belanja dari apotik ke pihak PBF sempat tersendat beberapa bulan.

Satu lagi masih kata Satriyo setelah ada pergantian SDM di apotik khususnya bagian IT kini masalah klaim ke BPJS tidak ada gendala. Karena karyawan yang baru ini bisa entry data ke BPJS. Sehingga tiga bulan layanan resep BPJS yang sempat tidak bisa diklaim ke BPJS kini sudah terbayar senilai puluhan juta.












