Trenggalek, Memo
Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek mendorong pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus demi pelaksanaan audit investigasi terhadap empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Langkah ini diambil setelah dewan menemukan indikasi laporan pendapatan yang tidak mencerminkan kondisi keuangan sebenarnya.
Baca Juga: Arena Sabung Ayam Muncul Lagi di Trenggalek, Warga Resah: Dekat Masjid, Ramai Sampai Larut
Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, menegaskan audit ini harus dilakukan secara menyeluruh dan independen untuk memastikan transparansi dan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami melihat ada laporan pendapatan dari beberapa perusahaan daerah yang kurang profesional. Kami juga menemukan indikasi kondisi keuangan yang tidak sehat, sehingga perlu audit investigasi agar duduk perkaranya jelas,” ujar Mugianto.
Baca Juga: Sudah Pernah Ditutup, Arena Judi Trenggalek Kembali Buka Seolah Tanpa Takut












